news 

Aturan Baru bagi ASN yang Ikut Pemilu Legislatif

Berita Terkini – Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai BUMN dan BUMD perlu berhati-hati sebelum ikut Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Terutama terkait surat pengunduran diri.

Agen Bandarq

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hendak nyaleg berpikir masak-masak. Sebab, surat pengunduran diri ASN yang nyaleg tidak bisa ditarik kembali.

“Sebelum memutuskan maju sebagai caleg, ASN perlu mempertimbangkan matang-matang, sebab surat pengunduran diri ASN tidak dapat ditarik kembali,” ujar Kapuspen Kemendagri Bahtiar Baharuddin seperti dikutip dari Detikcom, Minggu (8/7/2018).

Aturan ini berlaku untuk karyawan, direksi, BUMN, BUMD, atau badan lain yang sumber anggarannya dari keuangan negara. Saat Pemilu 2019, ASN diwajibkan netral. Maka dari itu, ASN harus mengundurkan diri jika nyaleg.

Menurut Bahtiar, hal tersebut tercantum dalam Pasal 240 ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang menyatakan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang memutuskan maju sebagai caleg harus mengundurkan diri. Begitu juga anggota TNI dan Polri aktif, serta ASN.

KLICK TULISAN MIRING DI SAMPING INI UNTUK MASUK KEDALAM SITUS JUDI POKER ONLINE TERPERCAYA NAGAQQ  :  AGEN BANDARQ

Seperti diketahui, pendaftaran calon anggota legislatif dilakukan pada 4-16 Juli 2018 pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Sedangkan hari terakhir tanggal 17 Juli 2018 dibuka pada pukul 08.00 sampai 24.00 WIB. Pada hari pertama pendaftaran, belum ada partai politik yang mendaftarkan calegnya.

Related posts

Leave a Comment